CIVITAS AKADEMIKA PRODI PIAUD HADIRI KULIAH TAMU INTERNASIONAL BAHAS KEHIDUPAN MUSLIM DI NEGARA MINORITAS
Prodi PIAUD: Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menghadiri kegiatan kuliah tamu bertemakan “Life as a Moslem in a Minority Moslem Country” pada Jumat 6 Juni 2026 di Ruang Rapat Dosen GBR STAIN SAR. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari lingkungan Fakultas Tarbiyah, khususnya mahasiswa Prodi PIAUD. Kegiatan ini menghadirkan Shaik Huzaifah Bin Shaik Hussain, BSc., MPhil., PhD., dari Muhammadiyah Islamic College of Singapore sebagai narasumber utama. Turut hadir Wakil Ketua I STAIN SAR, Fadhila Yonata, M.Pd., para dosen STAIN SAR, Taqiyuddin, M.Pd., Erlina Gusnita, M.Pd.I., Ramandha Rudwi Hantoro, M.Pd.I., Nahrim Ajmain, M.A., serta dosen homebase Prodi PIAUD Dwi Rio Sudarroji, M.Psi., dan Roby Maiva Putra, M.Pd., beserta mahasiswa PIAUD.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai tantangan kehidupan Muslim di negara minoritas seperti Singapura, terutama dalam pelaksanaan ibadah dan menjaga identitas keislaman. Ia mencontohkan bahwa penggunaan pengeras suara di masjid Singapura lebih banyak diarahkan ke dalam ruangan serta jumlah masjid yang terbatas dibandingkan Indonesia. Ia juga menyampaikan, “In Indonesia, you can find a mosque every 5 km, but in Singapore, it is difficult to find one”, sebagai gambaran perbedaan kemudahan akses ibadah. Selain itu, ia menekankan bahwa citra Muslim tercermin dari perilaku sehari-hari seperti menjaga kebersihan dan ketepatan dalam beribadah, serta pentingnya keseimbangan antara aturan, pendidikan, dan pemahaman. Pada sesi diskusi, dosen homebase Prodi PIAUD, Roby Maiva Putra, M.Pd., turut mengajukan pertanyaan terkait perbedaan kebiasaan masyarakat Muslim di kedua negara tersebut. Narasumber menjelaskan perbedaan sistem pendidikan di Indonesia dan Singapura, di mana pendidikan agama di Indonesia terintegrasi dalam pembelajaran sekolah, sedangkan di Singapura lebih banyak diberikan melalui lembaga di luar sekolah formal.
Salah satu dosen homebase Prodi PIAUD, Dwi Rio Sudarroji, M.Psi., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai kehidupan umat Islam di negara minoritas Muslim. Ia juga berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kualitas diri, serta membentuk calon pendidik yang berintegritas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Ketua Umum HMPS PIAUD, Sarah Qonita Hantidana menyampaikan manfaat kegiatan ini untuk menambah wawasan Internasional bagi mahasiswa khususnya pada pola rutinitas Muslim di wilayah minoritas. Ia berharap apa yang disampaikan dapat mengispirasi mahasiswa untuk lebih menghargai, bersyukur, dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Hal senada di sampaikan oleh Wakil Ketua Umum HMPS PIAUD, Abrillia Jasandra menilai bahwa kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mengajarkan pentingnya menerapkan nilai-nilai Islam melalui akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan untuk menambah jejaring dan ilmu Internasional mahasiswa. Salah satu mahasiswa menyampaikan, Kuliah Tamu memberikan wawasan luas bagi mahasiswa. Ia berharap mahasiswa dapat mengambil pelajaran dari materi yang disampaikan dan termotivasi menjadi calon pendidik yang berkarakter serta berintegritas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Prodi PIAUD dapat memperluas perspektif tentang keberagaman umat Islam di berbagai Negara, meningkatkan rasa syukur atas kemudahan beribadah di Indonesia, serta mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan serupa diharapkan terus dilaksanakan guna memperkaya wawasan akademik, memperluas jejaring internasional, dan meningkatkan kualitas pembelajaran di STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. (SQ,NR,ZS,AJ)
































