PIAFEST 2026: WADAH KREATIVITAS MAHASISWA PIAUD, MENGUBAH IMAJINASI MENJADI KREASI DAN INSPIRASI
Prodi PIAUD: Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan PIAUD Artventure Festival (PIAFEST) Tahun 2026 dengan tema “Dari Imajinasi Menjadi Kreasi, dari Seni Menjadi Inspirasi”. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Razali Jaya STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau ini menjadi ajang apresiasi karya sekaligus ruang ekspresi kreativitas mahasiswa PIAUD melalui berbagai penampilan seni dan pameran Alat Permainan Edukatif (APE) inovatif.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., Ketua Program Studi PIAUD, Nadya Nela Rosa, M.Psi., Plt. Sekretaris Program Studi PIAUD, Shidratul Attika, M.Pd., Kepala Laboratorium PAUD STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., seluruh Ketua Program Studi di lingkungan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, dosen homebase PIAUD, serta perwakilan IGRA, HIMPAUDI, dan IGTKI Kabupaten Bintan. Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang seni, kreativitas, dan inovasi pembelajaran anak usia dini.
Beragam pentas seni yang ditampilkan mahasiswa berhasil memukau para tamu undangan. Acara dibuka dengan penampilan Tari Lebah Mungil, dilanjutkan dengan berbagai kreasi seni lainnya seperti nyanyian bertema “Hewan Herbivora”, pertunjukan perkusi lagu Yamko Rambe Yamko, tari Menanam Padi, gerak dan lagu Mama Papa Marah, Tari Kupu-Kupu, serta Tari Kreasi Melayu. Sebagai penutup yang meriah, seluruh mahasiswa PIAUD bersama-sama menampilkan Tari Zapin Muara yang semakin menghidupkan suasana festival. Ragam penampilan tersebut menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengintegrasikan seni, budaya, dan pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini.
Selain pentas seni, PIAFEST 2026 juga menjadi ajang apresiasi terhadap inovasi mahasiswa melalui berbagai karya Alat Permainan Edukatif (APE) dan video pembelajaran. Karya yang ditampilkan di antaranya video pembelajaran “Hewan Ciptaan Allah”, APE Mini Stand Toko Jus Buah, Sirkuit Penjumlahan, Lingkaran Cuaca, Box Bahasa, S-KUAT (Keseimbangan dan Kekuatan), Robot Jati Diri, Pohon Angka Pintar, Kincir Cahaya Ajaib, Lompat Menuju Surga, dan Color Match. Seluruh karya tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Karya-karya tersebut juga menjadi bukti nyata implementasi teori pembelajaran ke dalam produk edukatif yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar.
Salah satu sesi yang menjadi perhatian khusus adalah pameran karya Alat Permainan Edukatif (APE) yang telah memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Pada sesi ini, mahasiswa pemilik karya memperkenalkan hasil inovasinya secara langsung kepada para tamu undangan. Kehadiran karya-karya ber-HAKI tersebut menunjukkan komitmen Program Studi PIAUD dalam mendorong budaya inovasi dan menghasilkan produk pembelajaran yang memiliki nilai akademik, edukatif, serta diakui secara resmi melalui perlindungan hak kekayaan intelektual.
Antusiasme tamu undangan semakin terlihat saat mengikuti sesi kunjungan ke lorong pameran yang dihiasi berbagai APE hasil karya mahasiswa. Didampingi oleh Ketua Program Studi dan Kepala Laboratorium PAUD, para tamu mendapatkan penjelasan mengenai fungsi, manfaat, serta cara penggunaan setiap media pembelajaran yang dipamerkan. Sesi ini juga diwarnai dengan diskusi dan tanya jawab, di mana para tamu undangan aktif mengajukan pertanyaan terkait proses pembuatan, pemilihan bahan, hingga implementasi APE dalam pembelajaran anak usia dini.
Mewakili Program Studi PIAUD, Nadya Nela Rosa, M.Psi., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa yang telah menampilkan karya terbaiknya dalam PIAFEST 2026. Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari dosen, panitia, mahasiswa, hingga para mitra pendidikan yang hadir. Menurutnya, PIAFEST menjadi bukti bahwa mahasiswa PIAUD tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi dunia pendidikan anak usia dini.
Melalui penyelenggaraan PIAFEST 2026, Program Studi PIAUD berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengembangkan media pembelajaran yang berkualitas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini, serta menjadi ruang inspirasi untuk melahirkan generasi pendidik yang kreatif, profesional, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Indonesia.(NR/ZS/AJ)







































