KUIJSI DAN PRODI PIAUD STAIN SULTAN ABDURRAHMAN JALIN KERJA SAMA, IMPLEMENTASIKAN PKM DI LABORATORIUM PAUD
Prodi PIAUD: Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim (KUIJSI) Malaysia bersama Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi akademik antara perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam pengembangan pendidikan Islam anak usia dini.
Sebagai salah satu bentuk implementasi kerja sama, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Laboratorium PAUD Program Studi PIAUD STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh mahasiswa Program Studi PIAUD STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dan mahasiswa KUIJSI Malaysia.
Kehadiran mahasiswa dari kedua institusi menjadi bagian penting dalam membangun interaksi akademik dan pertukaran pengalaman lintas negara. Para mahasiswa berkesempatan mengenal secara langsung lingkungan Laboratorium PAUD, berbagai media pembelajaran anak usia dini, serta praktik pengembangan Alat Permainan Edukatif (APE) yang dilakukan oleh mahasiswa PIAUD.
Laboratorium PAUD menjadi ruang pembelajaran sekaligus pusat praktik yang mendukung pengembangan kreativitas, inovasi, dan keterampilan mahasiswa dalam menghasilkan media pembelajaran anak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Laboratorium PAUD, Ibu Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) Busy Book karya mahasiswa Program Studi PIAUD kepada Puan Nur Hafizah Binti Jamaluddin, Dekan Sekolah Muamalat dan Pengurusan KUIJSI Malaysia.
Menurut Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi mahasiswa karena mereka tidak hanya belajar menghasilkan media pembelajaran, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperkenalkan hasil karya tersebut dalam ruang kolaborasi internasional.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri dalam menghasilkan APE yang edukatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Kehadiran mahasiswa KUIJSI juga memberikan pengalaman berharga dalam membangun komunikasi dan pertukaran wawasan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia,” ujar Lina Eka Retnaningsih, M.Pd.
Ia menambahkan bahwa Busy Book karya mahasiswa PIAUD merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik di Laboratorium PAUD. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa didorong untuk mengembangkan media yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan dapat mendukung berbagai aspek perkembangan anak.
Penyerahan Busy Book tersebut menjadi simbol kontribusi nyata mahasiswa PIAUD dalam menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Busy Book dirancang sebagai media belajar yang memungkinkan anak memperoleh pengalaman melalui aktivitas bermain yang interaktif dan menyenangkan.
Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa PIAUD dan mahasiswa KUIJSI untuk saling berbagi pengalaman mengenai pendidikan, pembelajaran, serta pengembangan kreativitas dalam bidang pendidikan anak usia dini.
Puan Nur Hafizah Binti Jamaluddin menyampaikan apresiasi terhadap karya mahasiswa PIAUD serta pelaksanaan kegiatan kolaboratif yang mempertemukan pengalaman akademik dan praktik pendidikan anak usia dini dari kedua institusi.
Kegiatan ini disaksikan oleh sejumlah pegawai KUIJSI Malaysia, yaitu:
1. Puan Nur Hafizah Binti Jamaluddin — Dekan Sekolah Muamalat dan Pengurusan.
2. Puan Norhayati Binti Mohd Noor — Pegawai Hal Ehwal Pelajar dan Alumni.
3. Zaim Addli Bin Meskam — Kaunselor.
4. Tuan Haji Mohamad Naim Bin Abd Ghani — Penolong Pegawai Hal Ehwal Pelajar dan Alumni.
Dari pihak STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, kegiatan ini turut menjadi bagian dari penguatan peran Program Studi PIAUD dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengembangan pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama internasional.
Kerja sama antara KUIJSI dan Prodi PIAUD STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif, seperti pertukaran pengalaman akademik, pengembangan media pembelajaran, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen.
Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan komitmen kedua institusi untuk menghadirkan pendidikan yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan perkembangan anak usia dini, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama pendidikan Islam antara Indonesia dan Malaysia.(Nadya)





































