DAKWAH HINGGA KEPEMIMPINAN GENERASI MUDA, KUIJSI JOHOR DAN STAIN SAR KEPRI BANGUN KOLABORASI INTERNASIONAL

DAKWAH HINGGA KEPEMIMPINAN GENERASI MUDA, KUIJSI JOHOR DAN STAIN SAR KEPRI BANGUN KOLABORASI INTERNASIONAL

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMPS PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut hadir – Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim (KUIJSI) Johor melaksanakan Kunjungan Dakwah Antar Bangsa ke Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri), Kamis, 13 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Baru STAIN SAR Kepri tersebut diisi dengan International Seminar yang mempertemukan civitas akademika dan mahasiswa dari kedua institusi. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I STAIN SAR Kepri, Dr. Fadhila Yonata, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Nadya Nela Rosa, M.Psi., dosen home base Prodi PIAUD, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd. dan Shidratul Attika, M.Pd., serta civitas akademika dan mahasiswa STAIN SAR Kepri dan KUIJSI Johor. International Seminar dalam kegiatan tersebut terbagi menjadi dua sesi dengan tema yang berbeda. Sesi pertama mengangkat tema “Opportunities and Challenges of Dakwah and Economy in the Digital Era”. Sesi ini dimoderatori oleh dosen home base Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri, Shidratul Attika, M.Pd., dengan menghadirkan sejumlah pemateri dari KUIJSI Johor dan STAIN SAR Kepri.

Sementara itu, sesi kedua mengangkat tema “Young Leaders: Innovate, Inspire, Impact” yang menghadirkan perwakilan organisasi mahasiswa dari masing-masing institusi. Sesi tersebut dimoderatori oleh Salwa Aulia Az-Zahro, para pemateri diantaranya, Pengurus Halal Timbalan Yang Dipertuan II Majelis Perwakilan Pelajar KUIJSI, Noor Batrisyia binti Ahmad Reduan, dan Penanggung Jawab Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN SAR Kepri, Maysita Anggraini. Sesi kedua menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membahas kepemimpinan, inovasi, inspirasi, serta dampak yang dapat diberikan generasi muda melalui organisasi. Diskusi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dari kedua institusi untuk saling bertukar pengalaman mengenai kehidupan dan sistem organisasi di lingkungan kampus masing-masing.

Dalam sesi diskusi tersebut, Ketua Umum HMPS PIAUD STAIN SAR Kepri, Sarah Qonita Hantidana, turut mengajukan pertanyaan mengenai perbedaan sistem keorganisasian antara STAIN SAR Kepri dan KUIJSI Johor, khususnya terkait masa jabatan kepengurusan. Pertanyaan tersebut menyoroti apakah perbedaan masa jabatan dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia atau terdapat faktor lain yang mendasarinya. Selain itu, turut dibahas mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap kepedulian sosial individu di lingkungan KUIJSI. Dalam penjelasannya Noor Batrisyia binti Ahmad Reduan, menjelaskan adanya pengaruh dalam ketersediaan sumber daya manusia dan dampak Covid-19 dalam interksi individual seseorang. Untuk itu peran penting pemimpin dalam membangun semangat dan peluang yang dihadapi oleh setiap individu untuk terus maju dan berkembang.

Dalam tanggapannya Ketua Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri, Nadya Nela Rosa, M.Psi., menyambut baik kegiatan ini sebagai wadah mahasiswa untuk menambah wawasan internasional, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring dengan mahasiswa KUIJSI Johor. Senada dengan Wakil Ketua Umum HMPS PIAUD, Abrillia Jasandra, beliau menilai kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa, khususnya dalam mengenal perbedaan sistem organisasi dan kepemimpinan antara STAIN SAR Kepri dan KUIJSI Johor.(Sarah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *