MAHASISWA PIAUD SEMESTER 3 STAIN SAR KEPRI DALAMI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK MELALUI STUDI LAPANGAN
Prodi PIAUD: Mahasiswa semester 3 Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan Studi Lapangan pada mata kuliah Metode Pengembangan Bahasa dan Literasi Anak. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk membantu mahasiswa memahami secara langsung permasalahan perkembangan bahasa yang dialami anak usia dini di lapangan. Studi lapangan tersebut dilaksanakan di beberapa lembaga PAUD di wilayah Bintan.
Dalam pelaksanaannya, kelompok yang terdiri atas Shafiyah Athahira dan Hani Atul Muqoddimah melakukan kunjungan ke RA Al-Falah, sedangkan kelompok lainnya, yaitu Nur Rohminatin dan Abrillia Jasandra, melaksanakan studi lapangan di TK Darussalam. Selain itu, pada Jumat, 17 Oktober 2025, kelompok mahasiswa Sarah Qonita Hantidana dan Dewi Nurzela telah terlebih dahulu melaksanakan kegiatan serupa di RA Bahrul Ulum. Setiap kelompok berdialog dengan guru dan melakukan pengamatan langsung terhadap pembelajaran anak di kelas.
Fokus utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi berbagai permasalahan bahasa yang kerap muncul pada anak usia dini, seperti kesulitan dalam pengucapan kata, keterbatasan kosakata, dan kemampuan berkomunikasi yang belum berkembang optimal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami kondisi nyata di lapangan serta faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berbahasa anak. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Mahasiswa mengaku senang dapat melihat langsung dinamika perkembangan bahasa anak di sekolah. “Kami bisa memahami bagaimana karakter anak berbeda-beda dan apa saja yang menjadi hambatan mereka dalam berbicara atau berkomunikasi,” ungkap salah satu mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian mahasiswa PIAUD semester 3 terhadap perkembangan bahasa anak usia dini serta memperkuat kompetensi mereka sebagai calon pendidik yang mampu memahami dan menangani permasalahan anak secara tepat dan empatik.(AJ/NR/ZS)




































