SUKSES! TIM PENGABDIAN PRODI PIAUD GELAR SEMINAR AKHIR PELATIHAN AI UNTUK GURU PAUD SE-KOTA TANJUNGPINANG

Sukses! Tim Pengabdian Prodi PIAUD Gelar Seminar Akhir Pelatihan AI untuk Guru PAUD se-Kota Tanjungpinang

Prodi PIAUD: Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan Seminar Akhir Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk Membuat Media Pembelajaran Kreatif bagi Guru PAUD, pada Kamis, 20 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian penutup dari rangkaian pelatihan yang telah diberikan kepada 100 guru dari 72 sekolah PAUD se-Kota Tanjungpinang, dan didukung pendanaannya oleh Litapdimas Kementerian Agama Republik Indonesia.

Program pengabdian ini dipimpin oleh Nadya Nela Rosa, M.Psi., selaku ketua tim, dengan dukungan anggota tim yaitu Lina Eka Retnaningsih, M.Pd. dan Mahfuzah Saniah, M.Hum. Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa anggota pengabdian, Sarah Qonita Hantidana dan Abrillia Jasandra, yang berperan dalam pendampingan teknis para guru selama pelatihan berlangsung. Kehadiran mahasiswa ini sekaligus menunjukkan keterlibatan aktif PIAUD dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan praktik pendidikan.

Seminar akhir yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung produktif, ditandai dengan presentasi hasil karya media pembelajaran berbasis AI yang dikembangkan oleh para peserta selama program berlangsung. Hadir sebagai reviewer, Dr. Suwandi, M.Ag., yang memberikan masukan konstruktif serta apresiasi terhadap kualitas pelatihan yang dinilai mampu meningkatkan kompetensi digital para guru PAUD.

Pelaksanaan seminar akhir ini menjadi wujud komitmen Prodi PIAUD untuk terus menghadirkan inovasi serta memperkuat kapasitas pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif dan relevan. Dukungan pendanaan dari Litapdimas Kemenag RI juga menunjukkan sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Diharapkan program ini dapat menjadi inspirasi serta mendorong lahirnya lebih banyak media pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan anak usia dini.(AJ/NR/ZS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *